Bina karekter pemuda, PC GP Ansor Ponorogo gelar Diklatsar Sawoo

Diklatsar SawooMilitansi, tidak bisa dibentuk dengan satu kedipan mata. Militansi adalah buah dari kesadaran yang dipupuk secara komunal. Tanggal 1 Januari 2015, disaat pemuda lain sedang bersenang-senang merayakan tahun baru, para pemuda di wilayah Sarkoryon Sawoo ini justru menggembleng diri. “Kami sengaja memilih tanggal 1 Januari, agar peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah peserta terpilih. Buukan pemuda yang suka hura-hura”, demikian disampaikan Kasatkoryon Banser Sawoo.

Acara yang digelar di Ponpes Al-Falah Grogol ini, berlangsung mulai tanggal 1 sampai 5 Januari 2015. Diikuti oleh 46 peserta calon Banser baru. “Kami berharap, mereka mampu menjadi kader penggerak penjaga amaliyah NU” tambah Idham Mustofa, ketua PC GP Ansor Ponorogo. Idham menambahkan, “selain menjalankan tugas ke-Banseran, mereka juga diharapkan menjadi penggerak majelis Rijalul Ansor diwilayah masing-masing. Kami akan kawal itu.”

Dari berbagai materi yang diberikan, Diklatsar banser kali ini memang agak berbeda dari biasanya. Karena muatan spiritualya lebih kental. Syamsul Ma’arif, ketua bidang pengkaderan mengatakan, “Banser itu tidak melulu soal pengamanan, tapi juga mempunyai banyak tugas lain. Termasuk menggerakkan semangat keagamaan dikalangan generasi muda. Spiritualitas, adalah karakter bangsa.”

Disisi spiritual, para peserta digembleng dari Kyai Ansor Asfihani Polorejo. Mereka diajarkan disiplin dalam menjalankan ibadah-ibadah sunnah.

 

Check Also

Lomba memebuat MEME #NUdanNasionalisme

LOMBA MEMBUAT MEME INFOKOM GP ANSOR PONOROGO

KETENTUAN PESERTA & PENDAFTARAN Mengirimkan Hasil Karya dan Data Diri ke Email ansorponorogo@gmail.com dengan format …

Leave a Reply